Sabtu, 01 Februari 2014

Pengenalan dan Penjelasan Tehnik-tehnik Bermain Shred Guitar

Berhubung saya ngetik postingan ini malem-malem jadi..

Selamat malam.. :D tapi tergantung kalian bacanya kapan sih, bisa pagi, bisa siang, bisa sore, bisa subuh, jadi selamat malamnya bisa diganti.. (ga penting banget ya?)

Ya udah deh, lanjut ke topik pembahasan. Kali ini saya mau bagi-bagi sedikit pendapat, ilmu dan saran mengenai shred gitar. Maksudnya shred disini bukan berarti mencabik-cabik gitar ya, jadi, ga ada alat pangkas, grinda dsb selain gitar, dan pick. Mau komplit sama preamp dan stompbox juga boleh ko.. (udah dua kali ga penting)
Definisi sebenernya dari shred gitar itu adalah dimana permainan bener-bener nge-blend teknik yang kita punya untuk kita kombinasikan ke dalam solo, atau lick. Tehnik yang paling mendasar untuk shred guitar yakni bending, vibrato, slide, hammer-on/pull-off, legato, alternate picking, fast picking, sweep picking, arpeggio dan taping. Semua teknik tadi dikombinasikan dan dimainkan dengan tempo yang cepat. Sebenarnya masih banyak tehnik lain namun, di kesempatan kali ini saya hanya akan membahas tehnik-tehnik mendasarnya saja.

Banyak istilah-istilah yang akan saya pakai di penjelasan ini. Berikut istilah-istilah beserta arti dan penjelasannya:
a. Sequence: Pengulangan/mengulang
Fixed Bridge
b. Up-stroke: Pick ke atas
c. Down-stroke: Pick ke bawah
d. Whammy Bar: Bagian bridge pada gitar
e. Tremolo: Handle (tuas) pada whammy bar
f. Fixed Bridge: Bagian bridge pada gitar
g. Hard-tail: Bagian bridge pada gitar
h. Not: Satu nada yang dipetik
i. Chord: Rumpunan not yang disatukan
j. Scale: Tangga nada dalam satu chord
k. Lick: Pola dalam scale
l. Strumming: Cara memetik chord (banyak yang nyebut menggenjreng)

Istilah sudah, sekarang kita lanjut ke pembahasan tentang tehnik-tehnik, saya akan banyak mengambil kunci a minor untuk dijadikan contoh. Okay, let's begin!

1. Bend
Bend Up

Tehnik ini berlaku di gitar string saja meskipun tidak menutup kemungkinan untuk senar nylon dapat di bend, hanya saja, senar nylon memang tidak diperuntukan untuk bending, mungkin untuk anda pemegang gitar nylon anda dapat mengganti bending dengan slide.
Teknik ini termasuk yang paling simple dan mudah dilakukan juga mudah dipelajari. Anda hanya perlu mendorong senar ke atas atau ke bawah memakai jari tangan kiri. Contohnya, posisikan jari manis di fret 5 di senar 3, jari tengah di fret 4 senar 3, dan telunjuk di fret 3 masih di senar 3. Petik senar 3 lalu dorong senar 3 mendekati senar 4 dan foila! Anda baru saja bending. Itu adalah cara yang paling umum untuk belajar bending, namun banyak berbagai cara yang dikembangkan untuk melakukannya. Ada yang lebih mengandalkan tumpuan pada ruas telunjuk dan memutar pergelangan tangan, ada yang menggunakan 3 jari untuk bending 1 not (seperti penjelasan barusan), ada yang hanya menggunakan 1 jari (contohnya B.B. King), bahkan ada yang iseng pake tangan kanan (buka youtube paul gilbert get out of my yard solo).

Bend Down
Jadi, bending adalah tehnik mendorong senar untuk mencapai 1 sampai 2 1/2 not di atasnya, bahkan banyak para gitaris yang mengusahakan mencapai 3 namun lebih bagus untuk tidak memaksakan dengan tujuan menghindari putusnya senar dan menghindari melukai jari karena tekanan senar. Pada dasarnya bending dapat dilakukan di semua senar meskipun hanya senar 2 dan 3 yang akan sering terpakai bending oleh kebanyakan gitaris. Ada dua tata cara bending dibagi dari 3 posisi senar teratas dan terbawah, yaitu bend up untuk senar 1 sampai 3, dan bend down untuk senar 4 sampai 6. Namun, tata cara ini hanya aturan pada umumnya saja terkecuali senar paling ujung fretboard seperti senar 6 yang harus di bending ke bawah dan senar satu yang memang harus di bending ke atas. Jika ada pendapat dari saya mengenai bending, bending adalah bagian dari bermain gitar, bermain gitar adalah bagian dari bermusik, bermusik adalah bagian dari berkarya seni, maka tidak ada aturan dalam karya seni yang begitu membelenggu untuk berekspresi. Kamu bisa bending senar 4 ke bawah, atau senar 3 ke bawah, tergantung yang mana yang lebih nyaman atau lebih bagus, kembali lagi pada selera masing-masing. Bending pun berlaku untuk 2 senar sekaligus. Contohnya, petik senar 4 di fret 7, petik senar 3 di fret 5, kemudian petik dan bending ke atas senar 2 di fret 7 dan 3 di fret 7 secara bersamaan, terdengar blues atau rock n roll bukan?

Kesimpulannya, bending adalah tehnik yang sangat mudah untuk dipelajari namun termasuk hal penting untuk permainan. Tanpa bending, solo akan terdengar sangat monoton dan tidak berwarna untuk dimainkan. Seperti halnya lauk pauk dan nasi, nasi memang sumber karbohidrat namun tetap hambar jika tidak ada lauknya untuk dimakan. (kenapa nyambung ke makanan?)


2. Vibrato

Vibrato adalah tingkat lanjutan dari tehnik bending. Arti vibrato sendiri adalah getaran, maka, tehnik vibrato sendiri adalah menggetarkan senar. Sekarang sudah ada whammy bar atau tremolo untuk memudahkan tehnik ini namun, pribadi, saya lebih memilih menggunakan cara manual dengan menggunakan tangan kiri untuk melakukannya. Untuk yang menggunakan whammy bar, melakukan vibrato cukup dengan mengangkat dan mendorong lengan tremolo saja. Untuk yang gitarnya memakai fixed bridge atau hard tail, mau tidak mau harus manual. Caranya didasari tehnik bending, anda bisa menggunakan tumpuan antara ruas jari telunjuk dan ruas ibu jari tangan kiri anda kemudian bending satu senar ke atas dan kebawah, atau anda bisa mengandalkan otot-otot jari untuk vibrato. Untuk vibrato yang lebih cepat, anda tidak harus bending terlalu jauh, hanya membuat not terdengar goyang pun sudah cukup.


3. Slide

Tadi kita udah nyinggung slide di poin bending. Slide tidak hanya diperuntukan untuk gitar nylon. Faktanya, tehnik ini pun tidak kalah pentingnya dalam dunia shred yang dimainkan dengan gitar string dan elektrik. Slide adalah tehnik menggeser jari di fretboard ke not yang lebih tinggi maupun lebih rendah. Slide pun banyak digunakan untuk menutupi jeda atau kekosongan dalam fast picking. Penggunaan slide yang paling umum biasanya diperuntukkan untuk position shifting, misalkan anda sedang bermain doremifasolasi, anda ingin melanjutkan doremifasolasi ke fret yang lebih tinggi agar anda bisa bermain lick berdurasi lebih panjang, disinilah slide digunakan. Jika harusnya anda hanya bisa memainkan 16 not, karena tangan anda terus bergeser ke fret yang lebih bawah, tentunya anda bisa melanjutkan 16 not tadi. Slide juga merupakan alternatif sebagai pengganti bending.


4. a. Hammer-on

Arti hammer on sendiri adalah palu, namun membayangkan bermain gitar dengan menggunakan perkakas palu tentunya hanyalah bercanda. Maksud hammer on sendiri adalah memakai jari untuk memalu senar di fretboard dengan jari-jari tangan kiri dan membunyikan not tanpa bantuan pick, jadi intinya, hammer-on bergantung pada kekuatan jari sebelah tangan saja yakni tangan kiri. Hammer on dilakukan untuk pola ascending (naik ke not yang lebih tinggi atau not selanjutnya) dalam satu senar saja, dan sangat berguna untuk menderetkan not dalam tempo, di arti lain, anda bisa menderetkan banyak not dalam satu bar di tempo yang hanya menyediakan beberapa not saja, misalkan kapasitas bar tersebut hanya bisa memungkinkan anda melakukan pola ascending sebanyak 4 not jika anda memakai tehnik picking, namun anda bisa bermain hingga 6 not dalam bar tersebut dengan tehnik ini. Hammer on dimulai dengan pick not pertama kemudian lanjutkan dengan menekan not yang lebih tinggi di fret selanjutnya, contohnya, posisikan jari telunjuk di fret 5 senar 1, pick not pertama yang ditekan telunjuk, kemudian tekan not di fret 7 masih senar 1, lanjutkan tekan fret 8 di senar 1.


4. b. Pull-off

Pull-off adalah kebalikan dari hammer on. Jika hammer-on adalah tehnik ascending pattern untuk rush tempo, maka pull-off adalah tehnik descending pattern (turun ke not yang lebih rendah) di satu senar untuk rush tempo. Masih menggunakan otot jari tangan kiri anda, namun ada tehnik berbeda untuk melakukan pull-off. Jika anda sering mendengar tehnik mencabik pada gitar, tehnik itu sebenarnya bernama pull off. Jadi, hal pertama yang anda lakukan adalah tekan semua not dengan jari yang akan anda mainkan pada satu senar dan kemudian lepaskan not yang paling tinggi saja. Contohnya posisikan 3 jari dalam 1 senar, tekan not di fret 8 dengan kelingking di senar 1, jari manis di fret 7 senar 1, dan telunjuk di fret 5 masih senar 1, pick not pertama yang ditekan kelingking, kemudian tarik kelingking kebawah dan lepaskan senar, tarik jari manis dan lepaskan senar, biarkan telunjuk terus menekan senar (jangan ikut dilepas), lakukan secara berulang. Contoh tadi adalah melakukan pola triplet dalam kunci a minor. Pola tadi pun bisa dikembangkan dengan cara digabung dengan hammer on, berikut caranya; posisikan jari seperti contoh barusan, pick not yang di tekan kelingking, tarik kelingking dan jari manis secara bersamaan, sisakan telunjuk saja, gunakan hammer on dengan menekan fret ke 7, dan lakukakn berulang.

*Note: Hammer-on dan Pull-off tidak harus dimainkan hanya di senar 1, anda bisa memainkannya di senar 2, 3, 4, 5 juga 6.


5. Legato

 Jika sudah mengerti poin 4.a dan 4.b, maka tehnik legato hanyalah kombinasi kedua poin tadi untuk memainkan pola yang lebih panjang atau bahkan solo. Maksud kombinasi disini anda bisa melakukan keduanya secara bebas baik melakukan hammer-on dari senar 6 terus berlanjut hingga senar 1, melakukan sebaliknya dengan pull-off dari senar 1 ke senar 6, melakukan pull-off dari senar 1 ke senar 6 dilanjutkan dengan hammer-on untuk kembali ke senar 1, maupun melakukan sebaliknya dalam satu rumpun chord. Penjelasan simplenya, anda dapat bermain cepat dan terus berjalan tanpa berhenti dengan kombinasi hammer-on dan pull-off.


6. Alternate Picking


Alternate Picking merupakan salah satu tehnik vital dalam permainan gitar. Tak kalah penting dari bending, tehnik ini menjadi kewajiban, mungkin juga kebutuhan primer bagi setiap gitaris. Tehnik ini adalah penopang tempo dalam lick, riff, dan solo. Jika pull-off, hammer-on dan legato merupakan tehnik untuk rushing dan keluar dari tempo, maka alternate picking adalah jalan bagi kita untuk kembali pada tempo yang tepat. Cara melakukan alternate picking sendiri adalah memainkan lick dan not dengan pick setiap notnya ke atas dan kebawah dan terus berlanjut, Untuk pick ke atas dinamakan up stroke dan kebawah dinamakan down stroke. Contohnya, jika anda bermain di kunci a minor/c mayor, memakai legato anda hanya pick not pertama setiap senarnya kemudian memulainya secara ascending dari senar 6 ke senar satu dan berlaku sebaliknya, maka alternate picking adalah pick semua not dari senar 6 sampai 1, berlaku juga sebaliknya. Contoh jelasnya, tekan fret 8 di senar 1 lalu lakukan down-stroke, lanjutkan ke fret 7 di senar 1 dengan up-stroke, lanjutkan lagi ke fret 5 masih di senar 1 dengan kembali down-stroke, kemudian lanjutkan ke senar 2 dengan menekan fret 8 up-stroke, 7 di senar 2 down-stroke, 5 senar 2 up-stroke, dan terus lanjutkan dengan picking ke bawah dan ke atas. Tidak boleh ada double down atau double up saat alternate picking kecuali ada alasan yang mendukung seperti separasi lick, atau bersiap melakukan tehnik lain, dan alasan-alasan tertentu yang mengharuskan.

Untuk latihan alternate picking sangat dianjurkan menggunakan metronom agar mendapatkan hasil bermain rapi dengan tempo yang konstan. Mulailah dari tempo yang paling pelan. Meskipun kesal namun pelan akan sangat membantu anda mendengar not secara jelas dan mendisiplinkan jari-jari juga tangan kanan anda dalam alternate picking, jika anda sudah cukup menguasai pada tempo pelan, beranjaklah ke tempo yang sedikit lebih cepat. Saya menganjurkan jika ingin menaikkan tempo lebih baik percepat tempo ke kecepatan yang tidak signifikan, contohnya, mainkan lick yang anda punya dan mulai pada tempo 50 bpm. Jika anda rasa anda sudah menguasainya, maka percepatlah ke 55 bpm. Memang tidak terasa, namun jika anda bisa melakukannya naik 10 bpm setiap hari, maka kecepatan 200 hingga 300 bpm para gitaris dunia bukanlah mustahil.


7. Fast Picking

Fast Picking adalah hasil akhir dari latihan alternate picking. Fast picking merupakan kecepatan tangan kanan untuk bermain lick dan banyak digunakan dalam solo. Fast picking adalah manual dari legato. Jika kecepatan dari legato bergantung dan mengandalkan tenaga jari-jari tangan kiri, maka fast picking adalah bermain cepat dengan mengandalkan tangan kanan dan pick yang anda pegang.


8. Sweep Picking

Banyak yang salah mengartikan sweep picking sebagai arpeggio meskipun memang fakta pada umumnya sweep picking dilakukan untuk arpeggio. Jika anda sering mendengar arpeggio adalah strumming seakan terlihat pick bergerak menyapu dari senar teratas hingga terbawah dan menghasilkan melody, itu sebenarnya arti dari sweep picking. Jadi, sweep picking adalah bermain satu not pada setiap senar dengan pola ascending maupun descending secara cepat dengan menyapu senar menggunakan pick. Jika ascending maka semua senar disapu ke arah bawa, dan descending sebaliknya. Contoh umumnya, untuk ascending tekan dan down-stroke senar 3 fret 9 dengan telunjuk, lanjut down-stroke senar 2 fret 10 dengan jari tengah, down-stroke lagi senar 1 fret 8 dengan telunjuk, dan akhiri dengan hammer on memakai kelingking ke fret 12. Lakukan dengan cepat dengan gerakan meyapu tadi. Untuk descending, pull off dari kelingking di fret 12 senar 1 ke telunjuk fret 8 senar 1, up-stroke fret 10 senar 2, up-stroke fret 9 senar 3. Sweep picking pun bisa dilakukan 5 bahkan 6 senar sekaligus, caranya sama seperti contoh tadi hanya saja mulai dan berakhir di senar yang lebih rendah.

9. Arpeggio

Mengapa sweep picking tadi sangat berkaitan dengan arpeggio bahkan sampai banyak yang berfikir bahwa sweep sendiri adalah arpeggio dikarenakan arti arpeggio sendiri adalah memecah chord menjadi not-not yang terpisah untuk dijadikan melody dan cara yang paling umum digunakan untuk memecah chord tersebut adalah melalui sweep picking. Misalkan anda memainkan power chord a minor, chord tersebut terdiri dari triad yaitu a, c, dan e. Untuk memainkan chord a minor anda cukup strumming, namun, karena arpeggio adalah memecahkan chord a minor menjadi 3 not terpisah maka anda harus pick notnya satu-satu. Sweep picking bukanlah satu-satunya cara untuk melakukan arpeggio. Paul gilbert menemukan cara yang lebih unik dan menjadi ciri khasnya untuk memainkan arpeggio lebih terkontrol pada tempo (tidak rushing seperti sweep). Cara tersebut adalah active-inactive position shift dan string skipping. Active shift position adalah memainkan triad not tadi secara ascending dan mengulang not triad tadi pada oktav yang lebih tinggi. Contohnya, ambil satu bentuk triad minor, yaitu a, c, dan e di senar 6 dan 5. Yang akan kita dapatkan adalah fret 5 senar 6 dengan telunjuk, lanjut dengan fret 8 senar 6 dengan kelingking, dan fret 7 senar 5 dengan jari manis. Selanjutnya temukan aktif (oktav yang lebih tinggi) dari triad tadi, jika selanjutnya adalah triad yang sama, tentu saja hal yang paling mudah adalah mencari bentuk (gerakan tangan) yang sama seperti triad pertama. Maka bentuk termudah yang kita dapatkan adalah fret 7 senar 4 dengan telunjuk, fret 10 senar 4, dengan kelingking dan fret 9 senar 3 dengan jari manis. Jika ingin arpeggio a minor ini bertambah luas tambahkan satu aktif lagi di senar 2 dan 1 dengan bentuk yang sama juga. Untuk pickingnya anda bisa pakai alternate picking untuk semua notnya, pick down - hammer-on - pick up setiap triadnya dan melakukan hal yang sama pada triad aktif berikutnya, atau dengan legato. Keuntungan dari teknik ini adalah bentuknya yang mudah membuatnya mudah untuk dipraktekan dan fingeringnya pun berlaku pada setiap chord. Hanya saja, active-inactive position shift ini sulit untuk dipraktekan dengan tempo cepat apalagi secepat sweep picking. Untuk string skipping, cara ini adalah cara yang paling nyaman dipakai untuk melakukan sequence pada arpeggio. String skipping ini sebenarnya terdiri dari pull-off dan hammer-on, sedikit picking dan melewat (skipping) satu atau dua senar untuk tidak dimainkan melainkan meloncat ke senar berikutnya. Contohnya, untuk descending lakukan pull-off di fret 8 senar 1 ke fret 5 masih senar 1, loncat langsung ke senar 3 dan lakukan pull of dari fret 9 ke fret 6 dan pick down di fret 7 senar 4. Untuk ascending, pick down not a pada senar 4 fret 7, lakukan hammer-on diawali up-stroke dari fret 5 ke fret 9 di senar 3, meloncat langsung ke senar 1 dan lakukan up-stroke di not a fret 5, kemudian cobalah gabungkan descending dengan ascending. Keuntungan string skipping tadi adalah kita bisa mengontrol aksen dan tempo dan lebih mendapatkan feel ketimbang melakukan arpeggio dengan sweep picking, namun juga, string skipping tidak akan bisa secepat sweep picking dikarenakan string skipping tersebut pecahan dari 3 tehnik yang membutuhkan cara-cara untuk melakukan tehniknya. Dari kesimpulan penjelasan 2 tehnik ekstra tadi, keduanya, baik active-inactive maupun string skipping memang bukan diperuntukan untuk rushing not seperti sweep picking melainkan diperuntukkan agar bisa tetap memainkan arpeggio dalam berbagai kecepatan tempo dan agar arpeggio bisa di bentuk dengan sequence, tidak hanya open down ascending atau open up descending.


10. Taping

Taping adalah wujud lain dari legato atau kombinasi pull-off dan hammer-on. Perbedaannya, pada legato, kita harus picking not pertama, sisanya biarkan tangan kiri yang bekerja, jika taping, kita menekan atau pull-off not pertama dengan menggunakan
tangan kanan, lalu dilanjutkan dengan tangan kiri yang bekerja kemudian dilakukan secara berulang. Cara melakukan taping sendiri sama halnya seperti pull-off dan hammer-on. Contohnya, posisikan telunjuk di fret 5 dan jari manis di fret 7 pada senar 1, tekan senar 1 fret 8 dengan tangan kanan, tarik kebawah atau lepaskan seperti melakukan pull-off ke fret 7, dan lanjutkan pull-off ke fret 5. atau bisa juga tap fret 8, langsung pull-off ke fret 5 dan lakukan hammer-on ke fret 7.


Oke.. Kita sudah cukup membahas tentang tehnik-tehnik umum diatas. Sekarang yang akan saya bagikan sebenarnya sedikit, namun penjelasan tehnik-tehnik diatas akan sedikit membantu untuk mengerti apa yang coba saya sampaikan.

Untuk shred sebenarnya kita tidak harus memakai kesepuluh tehnik di atas, mungkin juga bisa hanya setengahnya atau lebih dari sepuluh. Namun itu adalah tehnik mendasar yang wajib kita pahami untuk bermain shred guitar. Sebenarnya killer riffs parts, atau terrifying solo yang dimainkan oleh para shredder itu sederhana jika kita memahami pembahasan tehnik-tehnik diatas. Pada kenyataannya mereka hanya memainkan kombinasi beberapa lick yang mereka buat dengan berbagai tehnik tadi dalam tempo yang cepat. Masalah kecepatan hanyalah tuntutan untuk anda berdisiplin diri dalam latihan baik picking maupun fingering. Hal pertama yang saya anjurkan untuk bermain shred adalah kenali dan pahami dulu istilah-istilah pada bermain gitar seperti lick, scale, picking, fingering, techniques dan lain-lain. Kemudian carilah alasan yang harus anda temukan agar anda semangat untuk belajar, cobalah temukan hal yang paling mudah menurut anda untuk dimengerti, dipelajari, dan dipraktekan agar cepat mencapai keinginan dan membuat anda menjadi senang belajar. Tentukan tehnik apa yang anda sukai. Disiplin menekuni satu tehnik, jangan meloncat mempelajari tehnik lain jika anda belum cukup menguasai tehnik yang tengah anda tekuni. Jangan terlalu terpaku pada instruksi dan buku panduan pada saat sedang belajar, jika ada tehnik yang memotivasi anda untuk belajar maka disitulah menurut saya anda harus mulai, karena saya menilai rata-rata orang akan tergerak dan termotivasi untuk belajar didasari rasa suka, bukan karena paksaan guru atau buku, dan tentu saja hasilnya akan lebih cepat bisa orang yang mau belajar ketimbang yang terpaksa belajar. Misal: Anda tertarik pada 3 notes-per-string fast lick, anda tidak perlu khawatir dan berfikir bahwa anda meloncati tahap awal seperti senam jari dan scale pentatonic untuk langsung belajar 3 notes-per-string fast lick. Jika anda kesal mendengar nada chromatic dari senam jari, atau pentatonic bukanlah target yang anda kejar untuk bisa bermain shred guitar, saya pikir tidak apa-apa anda langsung ke bab 3 notes-per-string pattern dengan catatan, anda memang benar-benar tertarik, suka, dan memiliki target ingin menguasai itu.

Cara step-by-step tidaklah keliru, namun jika anda adalah tipe orang yang tidak sabaran, meloncat pelajaran langsung ke target yang anda tentukan adalah cara alternatif yang paling cepat untuk belajar dan paling efektif dalam membawa motivasi. Jika anda memang benar orang yang tak sabaran, saya yakin anda malas mendengar nada chromatic dari senam jari dan saya cukup yakin anda akan malas meluangkan waktu untuk mempelajarinya dikarenakan tidak suka. Beda halnya jika anda menyukai apa yang anda pelajari, dengan berbagai macam motivasi seperti buruknya hanya ingin pamer di depan teman-teman atau baiknya ingin menguasai, anda pasti akan banyak meluangkan waktu untuk mengejar apa yang anda inginkan untuk berbagai alasan seperti ingin cepat-cepat pamer, ingin cepat menguasai, dan lain-lain. Di sisi lain, anda pun cepat bisa karena anda terus menyediakan waktu luang untuk belajar, dan anda dapat berkorban menyediakan waktu luang karena anda suka dan menginginkannya. Saya rasa hal ini sama seperti halnya cowo yang lagi pdkt sama cewe. Karena suka sama si cewe, si cowo pasti ngeluangin waktu untuk pdkt sama si cewe, target si cowo itu pun biar bisa dapetin si cewe, berakhirlah si cowo jadi buaya alligator dan cari mangsa lain cewe-cewe yang lebih aduhai.. Itu perumpamaannya, anggaplah jika anda adalah alligatornya, cewe-cewe itu adalah tehnik-tehnik, pdkt itu belajar, dan dapetin cewe itu berhasil menguasai apa yang dipelajari. Tapi tenang saya juga alligator ko, bedanya kurus ga pernah dapet mangsa ^^"

Ini sedikit poin, pendapat, saran dan sebagainya yang bisa anda kutip, sedikitnya saya harapkan postingan ini bermanfaat untuk anda belajar, ganbatte kudasai ^_^

2 komentar:

  1. JASA INSTRUMENTALIA SOLO GITAR PROFESIONAL BERPENGALAMAN
    Menerima panggilan permainan Solo Gitar pop untuk :
    -Event
    -Party
    -Wedding
    -Reguler

    Menyediakan Duet Gitar Dengan : Biola,Flute & Clarinet

    Menerima Aransemen Solo Gitar

    Siap Melayani Privat/Less Gitar untuk anak-anak hingga dewasa,Guru siap datang kerumah Sejabodetabek.
    Kunjungi: http://erikchairianda.blogspot.com/
    Hub. Chairianda di 0815-925-2005 / 0812-1306-8168
    BBM 5240B441

    BalasHapus
  2. salam kenal, tips yg bagus bro
    bagi pengunjung blog yg ingin memperdalam berbagai teknik gitar dari pemula hingga mahir silahkan kilk www.gitarzoom.blogspot.co.id
    trims

    BalasHapus